Ponorogo – Produksi tempe khas Ngrayun yang tak kalah lezatnya dengan tempe lainnya memiliki bentuk yang berbeda dari biasanya. Seperti tempe buatan ibu Misri, warga Desa Selur, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo. Sudah banyak kita temui produk tempe di seantero nusantara tetapi beda dengan tempe buatan …. selain dibuat dari kedelai pilihan, tempe buatan menjadi kepuasan tersendiri bagi penikmatnya
Diracik dengan tangan terampil diolah sendiri mulai dari proses memasak, meragi hingga membungkusnya dengan daun jati.
Produksinya pun masih terbatas karena menggunakan cara-cara tradisional. Tempe ngrayun Ponorogo adalah satu kuliner khas ngrayun, yang pembuatan nya masih alami sehingga mempunyai cita rasa khas yang otentik. Kedelai pilihan dengan pemasakan masih menggunakan bahan bakar kayu, dan di campur spora jamur (Lanjar) alami, dan di bungkus pakai daun pisang, sehingga menjadikan tempe ngrayun yang padat dan rasa khas kedelai yang sangat dominan. Warisan budaya kuliner asli daerah yang perlu di lestarikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilindungi Oleh
Shield Security