
PONOROGO – Strudel merupakan salah satu hidangan yang cukup populer di Indonesia. Makanan ini terbuat dari olahan pastry yang diisi dengan beragam irisan buah bercita rasa manis asam dan dibumbui dengan gula dan kayu manis.
Bu Bayu, pemilik toko oleh – oleh strudel di Ponorogo, mengaku, dalam membuat strudel diperlukan kesabaran dan ketekunan. Adonan pembungkus dibuat dari puff pastry. Dalam satu adonan biasanya bisa digunakan untuk membuat 3 – 5 kulit pastry. Adonan kemudian digiling dan dipotong hingga membentuk persegi panjang menggunakan cetakan.
Langkah berikutnya adalah meletakkan isian diatas adonan kemudian dilipat. Selanjutnya adonan strudel dimasukkan oven selama 30 – 45 menit. Strudel yang sudah masak akan mengembang dan berubah warna menjadi sedikit kecoklatan. Setelah masak, strudel akan mengeluarkan aroma harum ketika dikeluarkan dari oven. Hal inilah yang menjadi daya tarik dari Strudel Queen milik bu Bayu. “Orang – orang suka beli strudel langsung ke toko itu karena aromanya harum, kebanyakan kalo tahu alamatnya langsung beli ke toko.” Ungkap bu Bayu.
Strudel biasanya di sajikan sebagai hidangan penutup. Di Ponorogo sendiri, strudel kini dikenal sebagai oleh – oleh premium. Makanan ini bisa menjadi pilihan untuk buah tangan atau hantaran untuk sanak saudara.
Bu Bayu menjual strudelnya tidak hanya di tokonya, beliau juga menitipkan strudelnya di pusat perbelanjaan dan pasar swalayan. Selain itu bu Bayu juga mempunyai beberapa reseller yang semakin memudahkan calon pembelinya untuk mendapatkan strudelnya.
(Artikel ditulis oleh Dicky Z. M.)

Tinggalkan Balasan