
PONOROGO – susu kedelai merupakan salah satu minuman yang cukup digemari oleh masyarakat dari berbagai kalangan usia. Kandungan nutrisi susu kedelai menjadi nilai utama dari minuman tersebut. Susu kedelai bisa diminum dalam keadaan dingin maupun hangat.
Susu kedelai buatan Ibu Istiqomah yang berada di Sragi Lor, Kalimalang, Sukorejo, Ponorogo contohnya, yang tidak diragukan lagi kualitasnya. Beliau mengawali karirnya sejak 23 September 2005 dan bertahan hingga sekarang. Produk susu kedelai Ibu Istiqomah diberi merk “SDMG” yaitu singkatan dari susu, dele atau kedelai, madu dan gingseng. Setiap harinya beliau memproduksi susu kedelai. Namun, tidak mengandung pengawet sehingga hanya bertahan sebentar yaitu selama 2 hari saja. Dalam pemasaran Ibu Istiqomah hanya berdasarkan pelanggan tetap yang setiap harinya selalu memesan susu kedelai buatan beliau, “ada yang di badegan, kertosari sama rumah sakit” imbuh beliau. Dalam sehari beliau mampu memproduksi susu kedelai hingga 400 bungkus. Untuk bahan pokok kedelai beliau memanen sendiri sehingga kualitasnya lebih terjamin, sedangkan gingseng dan madu didapat dari Kediri. Kedelai yang dipakai dalam sekali produksi sekitar 67 kg, “kan 1 kg kedelai itu bisa menghasilkan 40 bungkus” tutur beliau. Untuk varian rasa hanya ada rasa original sehingga tidak ada campuran-campuran yang lain. Meningkatkan daya tahan tubuh, menurunkan kolestrol, mencegah kanker merupakan khasiat dari susu kedelai. Satu bungkus susu kedelai ini dihargai Rp. 2.000 saja. Suka duka selama berusaha beliau jadikan motivasi untuk lebih baik.

Tinggalkan Balasan