(Photo by Fera Siska Yuliana)

PONOROGO – di Ponorogo tepatnya di Desa Pondok Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo terdapat rumah industry milik Ibu Rumini (45) yang mengolah beberapa jenis kerupuk seperti kerupuk rambak.
Kerupuk sering kali kita jadikan camilan pendamping ketika makan, kerupuk menjadi pelengkap dalam sebuah sajian, tanpa adanya kerupuk seperti ada yang kurang. Kerupuk sendiri adalah jenis camilan ringan yang pada umumnya terbuat dari adonan tepung yang diberi campuran bahan perasa seperti udang atau ikan.
Ibu Rumini mendirikan usahanya sejak tahun 2007. Namun sebelumnya, Ibu Rumini pernah jualan nasi bungkus di terminal, kemudian kacang, lalu beralih ke usaha roti namun berhenti karena bahannya yang mahal “sebelumnya saya tidak buat kerupuk tapi roti tapi karena bahannya yang mahal jadi berhenti” jelas beliau. Kemudian beliau beralih ke usaha kerupuk dengan merk “Kerupuk Amanda”. Amanda merupakan sebutan anaknya. Selain jenis-jenis kerupuk, beliau juga memproduksi ceriping dan kacang. Untuk jenis kerupuk yang paling diminati adalah kerupuk rambak yang sering kita temui di warung-warung. Sedangkan pemasaran, beliau mengandalkan seles-seles yang setiap harinya mengambil stok dirumah kemudian dikirim ke daerah bungkal, madiun, dan sarangan. Untuk seles sekali ambil minimal 50 pack. Satu pack segala jenis kerupuk di hargai Rp.7.000. Hari raya menjadi hari dengan pesanan yang paling ramai. Semangat pantang menyerah dari Ibu Rumini sangat luar biasa. Ibu Rumini tidak pernah memikirkan saingan, mempertahankan rasa menjadi prinsip utama Ibu Rumini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilindungi Oleh
Shield Security