
Foto oleh Mahindra
Ponorogo– siapa sangka kerajinan sabuk ini yang berbahan baku dari kulit hewan ternak ini yang ditekuni oleh pasangan suami istri, mbah miskan dan istrinya yang kini sudah banyak diminati oleh masyarakat luas. Kerajinan milik mbah miskan ini bukan sabuk biasa yang di buat melainkan sabuk otok dan asesoris sepeda unta. Untuk usaha sabuk otok ini dengan cara mengukir dengan peralatan manual yang sangat sederhana, ternyata hasil kerajinannya tidak hanya diminati konsumen dari ponorogo saja bahkan sampai tembus hinga jakarta.
Hanya memanfaatkan teras rumahnya yang beralokasi di Desa Nambangrejo, kecamatan sukorejo kabupaten ponorogo mbah miskan bersama istrinya menghabiskan waktu pagi sampai malam dengan menjalani usaha krajinan sabuk otok dan asesoris sepeda unta yang berbahan baku dari kulit tersebeut. Sebagai mata pencariannya satu-satunya untuk menafkahi setrta menghidupi keluarga kecilnya itu sendiri
Tidak hanya itu saja untuk harga yang di tawarkan mbah miaskan relatif murah mulai dari sabuk otoknya 300 ribu hinya 500ribu setiap jenis sabuknya, untuk asesoris sepeda untanya harganya mulai 200 ribu sampai 500 ribu setiap jenisnya. Pemasaranya sabuk otok dan asesoris milik mbah miskan ini sudah menembus hingga jakrta.
Untuk membuat krajinan ini mbah miskan mengaku harus memiliki kulit yang bagus yaitu jenis kulit yang bagus dan kalep dari daerah magetan dengan ketebalan kulitnya yang tebal dan berkualitas. ‘’ biasanya saya milih bahannya dari magetan karena kualitas kulitnya sangat bagus’’ ujar mbah miskan yang sudah menekuni usaha selama 15 tahub debgab istrinya itu.
(Artikel oleh Bayu Aji)

Tinggalkan Balasan