
PONOROGO – di Desa Nologaten Kecamatan Ponorogo Kabupaten Ponorogo terdapat pengerajin celengan dengan menggunakan seng yang kemudian di inovasikan dengan gambar-gambar untuk menarik minat daya beli.
Umumnya, celengan merupakan wadah untuk menyimpan uang yang digunakan oleh anak-anak , celengan mengajarkan anak-anak untuk lebih hemat dengan rajin menabung. Bapak Sukoco, pria berusia kurang lebih 52 tahun ini, yang berawal dari jalan-jalan dipasar sambil melihat-lihat apa yang paling sering dicari oleh masyarakat yang akhirmya beliau berfikiran untuk membuat celengan dengan bahan dasar seng yang dibentuk melingkar atau tabung yang kemudian di tambah dengan tempelan gambar diluarnya guna untuk menambah daya tarik masyarakat. Beliau melakukannya secara otodidak, tanpa adanya pelatihan. Meskipun Bapak Sukoco memulai usaha tersebut baru 3 bulan, namun perkembangannya sangat luar biasa. Beliau membuat celengan dari bahan seng dengan berbagai ukuran dan ditambah berbagai macam gambar tokoh kartun. Bahan seng tersebut beliau ambil dari Surabaya. Celengan buatan Pak Sukoco ini sering dicari oleh masyarakat Madiun dan Kediri. Untuk harga perlusinnya Rp. 12.000 saja, “Kalo perlusin itu saya jual Rp.12.000 saja, saya tidak menjual bijian” tutur beliau. Selain celengan, beliau juga membuat asbak, tempat lilin. Bahan menjadi kendala dalam berproduksi karena banyak pedagang lain yang juga mengambil bahan ditempat yang sama.

Tinggalkan Balasan