Pentas karawitan oleh warga desa Ngebel dalam Half Marathon 2019 (Foto: Dito Engkus Syafi’i)

Ngebel – Pemerdayaan masyarakat terus digencarkan oleh pemerintah Desa Ngebel, Kecamatan Ngebel, Kab. Ponorogo. “pihak pemerintah desa saat ini sedang mengencarkan pemberdayaan untuk masyarakat sekitar” ujar Kepala Desa Ngebel Mujiono.
Mujiono juga ingin masyarakat bergerak mendukung pemerintah desa untuk menjadikan Ngebel yang dikenal di kancah luar. Dengan slogannya Ngebel banget. Mujiono ingin masyarakat luar menilai Ngebel dari sisi yang lain yaitu Ngebel yang dingin, alamnya yang masih asri, budaya dan juga kearifan lokal yang masih ditonjolkan.
Tidak terkecuali saat pelaksanaan Half Marathon 2019 masyarakat dirangkul untuk ikut berpartisipasi mensukseskan acara sebagai komponen utama yang digerakan. “kami memberi ruang kepada mereka untuk berpartisipasi dengan kami, dan alhamdulillah masyarakat juga mendukung dengan baik”. Ujar Mujiono
Dengan adanya kegiatan ini masyarakat dirangkul dan diberdayakan dengan memberikan tempat sebagai home stay untuk atlit dari luar kota. Selain itu masyarakat juga terbantu secara ekonomi dengan adanya kios diarea Ngebel Advanture Park pendapatan warga sekitar juga meningkat. Dari segi budaya Ngebel mempunyai budaya tradisional yang masih di uri-uri dan dijakan kebangaan saat pelaksanaan Half Marathon ini yaitu pertunjukan karawitan warga sekitar dan juga Reyog Ponorogo. Mujiono juga mengatakan “konsep kami adalah pemberdayaan, kami memberdayakan apa yang ada dimasyarakat yaitu masyarakat yang kental akan budaya termaksut reyog, karawitan dan tarian-tarian lainnya”.
Suksesnya suatu acara dan berkembangnya suatu wilayah tidak lepas dari sosok pemimpin yang mengayomi, pemberdayaan masyarakat yang ditonjolkan dan anak muda yang inovatif. (Artikel: Ade Tri Arumsari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilindungi Oleh
Shield Security