
Tatung – Pembangunan Anti teater yang digadang-gadang menjadi pusat kegiatan masyarakat masih dalam penantian. Sebagai fasilitas penunjang dalam membangun lokasi wisata pemerintah desa Tatung bersama dengan masyarakat bergotong royong untuk melengkapi fasilitas dengan membangun anti teater. Anti Teater nantinya dijadikan sebagai tempat pusat kegiatan masyarakat desa, Pemerintah Kabupaten dan Provinsi “bisa saja nanti digunakaan sebagai tempat penyambutan dan pertunjukan jika ada event” ujar penanggungjawab wisata paralayang Nurkhoirudin. (23/11/2019)
Begitu juga pertunjukan tiap bulan yang dilakukan serentak se-Kabupaten Ponorogo yaitu pertunjukan reyog obyok juga akan dilakukan ditempat ini. Hingga saat ini menurut Nurkhoirudin pengerjaan terkendalan pada sulitnya medan untuk menggankut bahan bangunan, sehingga pembangunan membutuhkan waktu yang tidak sebentar hanya untuk mengangkut material. Dengan alat seadanya pembangunan yang dikerjakan secara gotong royong dengan masyarakat. Anti teater saat ini sudah dikerjakan sekitar 80% dan selesai pada akir bulan desember mendatang. Fasilitas yang sudah ada saat ini yaitu toilet, dan taman bermain dengan taman bungga dan mushola yang masih dalam pengerjaan.
Lokasi didirikan anti teater ini dipilih dibawah kaki bukit gede karena sebagai wisata penunjang Paralayang yang sudah dikenal oleh masyarakat luas. “Selain anti teater juga akan dibangun taman bungga dan juga spot-spot taman bermain” tambah Nurkhoirudin.
(Artikel oleh Ade Tri Arumsari)

Tinggalkan Balasan