
Lahan yang luas bukan satunya-satunya penentu banyaknya hasil panen bagi petani, dengan hasil itu kopi bukan menjadi mata pencaharian utama. Demi mendongkrak perekonomian keluarga petani kopi juga bekerja sebegai peternak kambing dan memanfaatkan kotoran kambing sebagai pupuk. Pemupukan yang dilakukan oleh petani hanya mengandalkan pupuk kandang dari ternak yang dimiliki, namun hasil dari pupuk kandang dirasa masih belum cukup untuk mengahasilkan biji kopi yang lebih banyak.
Ketakutan petani untuk menerima tawaran dari pasar besar masih dirasa hingga saat ini. Banyaknya tawaran sebagai penyuplai untuk cafee masih belum diiyakan. Pasalnya permintaan konsumen untuk memberikan biji kopi merah terbaik masih belum mencukupi, karena keterbatasan sumber daya manusia, dan juga hasil yang belum maksimal. Masyarakat saat ini berharap ada bantuan berupa pupuk maupun bibit agar petani bisa lebih berani untuk menyuplai pasar yang bisa meningkatkan ekomoni masyarakat. (Artikel: Ade Tri Arumsari)

Tinggalkan Balasan