
Siapa sih yang tidak kenal dengan janggelan atau cincau? Mungkin semua sudah mengenal dengan cincau, tapi mungkin tidak banyak yang tahu kalau cincau terbuat dari rumput-rumputan. Rumput dari cincau dikenal dengan Platostoma palustre dan masih satu keluarga dengan tanaman mint. Cincau sangat bermanfaat bagi tubuh kita, cincau dapat melancarkan pencernaan, mengatasi panas dalam, mengatasi diare, dan lain sebagainya. Cincau sangat cocok di konsumsi saat cuaca panas. Cincau ini sering kita temui pada saat bulan puasa, biasanya dibuat minuman pelepas dahaga setelah seharian berpuasa. Cincau biasanya kita temukan di pasar-pasar tradisional yang dijual dalam bentuk jelly nya.
Namun berbeda dengan Bu Lusia Widiarini, warga Desa Selur, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo. Wanita 49 tahun ini mengolah rumput janggelan menjadi produk olahan bernilai jual tinggi. Beliau mengolah rumput janggelan menjadi minuman cincau dalam kemasan dan juga makanan dalam kemasan berbentuk stik. Usaha ini sudah ada sejak 2013 lalu. Bermula dari keprihatinan Bu Lusia Widiarini terhadap harga jual rumput janggelan yang rendah, lalu ia berinovasi membuat minuman cincau dalam kemasan. Untuk harga jual minuman cincau untuk yang 1 kardus isi 24 harganya Rp. 27.000,00, untuk stik cincau sendiri harganya Rp. 16.000,00
(Artikel oleh Erlangga Wisnu Anggara)

Tinggalkan Balasan