
(Foto oleh Erlangga Wisnu Anggara)
Bondrang – Reyog merupakan salah satu kesenian asli Ponorogo yang sampai sekarang ini masih memiliki daya tarik yang luas bagi khalayak luas. Tarian reyog yang di iringi oleh musik khas dan juga Bujang Ganong serta Jathil sudah menjadi hal yang umum untuk dilihat, Namun kebanyakan orang tidak mengerti tentang aksesoris yang digunakan dalam kesenian reyog ini.
Bertepat di Desa Bondrang,Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo terdapat salah satu pengrajin Reyog asli Ponorogo yang masih memperhatikan pakem serta keindahan reyog itu sendiri. Cholifur Rohman Ramadhan (23 Tahun) merupakan salah satu entrepeneur muda yang memiliki tekad kuat dalam berwirausaha. Berlatar belakang dengan banyaknya orang yang berkecempung di dunia kesenenian dan termasuk juga orang tuanya, membuat dia memiliki tekad untuk terus mengembangkan usaha yang sudah dimulai oleh orang tuanya yang dulunya dijual dalam bentuk barang baku sekarang sudah menjual barang jadi. Media menjadi strategi penjualan yang dilakukan olehnya, “untuk pemasaran sudah mencapai nasional dengan mudahnya media yang diakses seperti di era sekarang ini, bahkan tidak sedikit pula WNI di luar negeri yang sudah memesan di tempat kami ya melalui media ini.” Ujar Cholifur Rohman Ramadhan.
Dengan sudah meluasnya usaha yang dilakukan di usianya yang masih muda,menjadi motivasi tersendiri bagi kita untuk terus semangat berkarya dan juga melestarikan kesenian ini.
(Artikel Oleh Dito Engkus Syafi’i)

Tinggalkan Balasan