Setiap daerah memiliki berbagai macam kuliner yang memanjakan lidah, mulai dari makanannya hingga minumannya. Di Ponorogo terdapat salah satu minuman yang khas, yaitu “Dawet Jabung”. Minuman dawet atau yang biasa disebut cendol ini memang sudah banyak di berbagai daerah di Indonesia, tetapi berbeda dengan yang ada di Ponorogo ini. Yang membedakannya yaitu tambahan isian dari dawet tersebut yang disebut ‘gempol’. Gempol sendiri adalah makan yang terbuat dari tepung beras yang berbentuk menyerupai seperti bulatan bola kecil dan memiliki cita rasa yang gurih. Penambahan gempol yang menjadi ciri khas dawet dari kota Ponorogo ini memang cocok dipadukan dengan segarnya es dawet yang manis, apalagi kalau diminum saat cuaca sedang panas-panasnya.
Salah satu tempat penjual dawet jabung yang ada di Ponorogo yakni milik Ibu Sumini, yang berada di desa Jabung, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo. Berdiri sejak lama, dawet jabung milik ibu Sumini ini sudah terkenal dimana-mana, bisa dibilang ini adalah usaha turun temurun yang diwariskan hingga sekarang. Dawet jabung ibu Sumini juga memiliki cirri khas rasa yang enak karena dengan adanya tambahan gempol itu sendiri. Bagi kalian yang ingin menikmati rasa segarnya es dawet ini bisa langsung datang ketempatnya yang buka setiap hari, mulai dari jam sembilan pagi hingga jam empat sore.
Tahukah kalian, bahwa dibalik segar dan manisnya es dawet khas Ponorogo ini ternyata juga menyimpan sebuah mitos yang unik loh. Mitos itu ialah tatakan yang biasanya dipakai oleh si penjual, ketika semangkuk dawet disajikan bersama tatakannya, pembeli hanya boleh mengambil mangkuknya saja, karena jika si pembeli mengambil beserta tatakannya si pembeli tersebut harus melamar dan menikahi si penjual. Tetapi itu hanyalah mitos belaka, yang dijadikan pemanis tambahan sebuah cerita unik khas dawet jabung Ponorogo.
Penulis: Septian Muhammad Khadafi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilindungi Oleh
Shield Security