Kesugihan – Bukan hanya kaya dengan potensi alamnya, Desa Kesugihan dikenal dengan tempat yang sejuk dan pemandangan yang indah, terdapat aliran sungai, tanah yang subur untuk bercocok taman. Selain dari sektor pertanian Desa Kesugihan yang berada di Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo ini juga memiliki peninggalan yang syarat akan budaya. Kebudayaan jawa yang mempunyai nilai sejarah tinggi masih terus dijalankan di Desa Kesugihan.
Panti Prihatin tempat yang penuh dengan nilai sejarah kebudayaan jawa masih kokoh berdiri. Panti prihatin ini menjadi cabang dari Induknya yang berada di daerah Banyuwangi yang dikelola oleh Raden Joyo Poernomo. Tahun 1950 panti ini berdiri dan disahkan oleh Raden Joyo Purnomo yang berlokasi di Ponorogo Timur,
Memasuki tempat ini pendatang akan disuguhkan dengan tempat pendopo yang digunakan sebagai pusat kegiatan masyarakat, dihiasi dengan tulisan aksara jawa panti prihatin ini dijadikan sebagai tempat untuk mengajarkan kebudayaan jawa, mulai dari unggah-ungguh, kerukunan, dan keagamaan untuk berserah diri kepada yang kuasa.
Tiap-tiap sisi bangunan diberi identitas dengan tulisan aksara Jawa yang juga syarat akan makna.
Ditempat ini juga dijadikan sebagai tempat yang sakral sekaligus dijadikan tempat kegiatan masyarakat sekitar. Kegiatan yang dilakukan biasanya kegiatan mingguan, lapanan, dan tahunan. “kegiatan mingguan yang dilaksanakan setiap hari jumat itu tirakatan, kalau yang lapanan kegiatan musyawarah kelembagaan, sedangkan tahunan biasanya pada bulan Ruah mempringati miliran kanjeng Sunan Kalijaga pada tanggal 15, dan peringatan tumuruning tapel adam pada tanggal 2 malam 3 suro” ujar Ki Mangun Joyo.
Rumah ini masih akan terus dilestarikan supaya ajaran kebaikan tidak akan punah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilindungi Oleh
Shield Security