Inovasi olahan tahu yang dikreasikn dalam bentuk makanan ringan yaitu kerupuk ampas tahu. (Foto oleh Isna Hamidah)


Ponorogo – Saat ini masyarakat sedang giat-giatnya membuat inovasi dan kreasi baru dari hasil limbah agar bisa dimanfaatkan. Salah satunya yaitu limbah dari ampas tahu yang dikreasikan menjadi camilan ringan yang khas juga unik. Limbah ampas tahu ini dijadikan bahan untuk pembuatan krupuk oleh ibu-ibu PKK Desa Bringinan, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo. Ampas tahu juga masih memiliki sisa-sisa protein yang baik untuk dimakan. Awalnya, ide pembuatan krupuk dari ampas tahu ini dimulai saat ada mahasiswa kkn yang datang ke desa bringinan dan kemudian dilanjutkan oleh sekelompok ibu-ibu di desa tersebut.
Proses pembuatan kerupuk ampas tahu ini cukup mudah. Bahan-bahan yang digunakan juga mudah didapat seperti ampas tahu, garam, merica, tepung tapioka, dan bawang putih. Adonan ampas tahu dicampurkan dengan tepung tapioka lalu bahan-bahan yang lainnya.
“kalau mau lebih bergizi atau lebih banyak gizinya kita tambahkan sayur, wortel bisa, tambahkan telur bisa”. Ujar bu winarti, ibu pkk yang sedang membuat adonan krupuk ampas tahu.
Krupuk ampas tahu buatan ibu-ibu PKK desa ini sudah dipasarkan ke luar kota meliputi Malang juga Jakarta. Untuk setiap kemasan kerupuk ampas tahu yang masih mentah dijual seharga Rp 70.000,- sedangkan krupuk yang sudah matang atau digoreng dijual seharga Rp 80.000,- . selain itu, krupuk ampas tahu ini juga dikelola dan dijual oleh BUMDes (badan usaha milik desa). harga jualnya juga variatif mulai dari Rp 5000,- per kemasan sedang.
Ibu Winarti mengakui, usaha kerupuk ampas tahu ini memiliki keuntungan apalagi dengan adanya usaha ini, bisa membantu perekonomian ibu-ibu PKK desa Bringinan. Harapan Ibu-ibu PKK yaitu usaha krupuk ampas tahu ini agar terus ada dan kedepannya bisa menjadi usaha yang lebih besar di Desa Bringinan.
(Artikel oleh Zharifah Ardiana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilindungi Oleh
Shield Security