
Gunung gede ini memiliki dua sisi yaitu bukit timur yang biasanya digunakan pada bulan Mei hingga September. Bukit barat digunakan saat bulan Oktober hingga April. “memasuki bulan Mei hingga September kita menggunakan bukit yang sisi timur karena angin yang bertiup itu angina muson timur, sedangkan dibulan Oktober hingga April kita menggunakan bukit sisi barat dengan angin muson barat” ujar Nur Khoirudin penanggungjawab bukit gede paralayang.
Dengan adanya lokasi yang juga digunakan sebagai Liga Paralayang Seri ke-2 masyarakat desa Tatung juga mendapat pundi-pundi pengahasilan dengan memjual segala potensi yang ada dilingkungannya seperti bengkoang, anyaman, pernak pernik, hingga home stay atau rumah warga yang digunakan untuk tempat singgah bagi atlet paralayang dan keluarganya. Hingga saat ini pemerintah desa Tatung dan seluruh lapisan masyarakat juga masih berbenah untuk mengembangkan potensi besar yang dimiliki.

Tinggalkan Balasan