
Ponorogo – Beternak ayam adalah salah satu bisnis yang sangat menggiurkan memiliki cangkupan pasar yang luas membuat penjualan ayam sangat mudah, selain itu daging ayam juga daging yang bisa di konsumsi semua golongan dan agama. Selain itu mengolah daging ayam juga tergolong sangat mudah dan dapat di olah dalam berbagai jenis masakan,selain itu peternak ayam juga bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari limbah atau kotoran ayam yang akan dijual ke petani yang akan di gunakan sebagai pupuk organik
Seperti salah satu peternak ayam yang berada di Desa Demangan, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo. Sekali panen ia bisa memanen kurang lebih 6000 ekor. Adapun hal – hal yang mempengaruhi jumlah hasil panen peternakan ayam. Yaitu di akibatkan dari cuaca dingin ketika ayam berumur di bawah usia 10 hari dan cuaca panas pada ayam yang mendekati usi panen, berikut tahapan singkat dalam pemeliharaan ayam dari umur 3 hari hingga 10 hari mengapa begitu? Karna proses yang paling menentukan dalam berhasil atau tidaknya berternak ayam, ketika ayam baru datang di kasih cairan air gula untuk pemulihan energi karna bibit ayam yang di kirim dari jarak yang lumayan jauh membuat energi ayam menurun, setelah itu bibit ayam kuga harus di beri minuman isotonik seperti pocariswet. Dan setelah bibit ayam berusia lima hari bibot ayam di beri vasin melalui media tetes mata atau suntik. Dan selam usia antara 3 hari hingga 10 hari pastikan kondisi kandang selalu hangat bila cuaca tidak mendukung bibit ayam haris di beri media open khusus untuk menjaga suhu agar tetap hangat,
Itulah tahapan singkat dalam perwatan bibit ayam pada usia 3 hari hingga 10 hari hal ini harus dilakukan karna hal tersebut adalah tahapan yang paling menentukan berhasil atau tidaknya usaha berternak ayam, semoga sedikit informasi ini bisa bermanfaat bagi kita semua.
(Artikel Oleh Asfihan Nur Jihad)

Tinggalkan Balasan