Homestay “Mbah Tumi” salah satu tempat untuk penginapan wisatawan yang berkunjung ke Desa Glinggang. (Foto oleh Isna N. Hamidah)

Ponorogo- Bagi para wisatawan domestik maupun mancanegara, banyak yang akan dipikirkan sebelum menuju destinasi wisata, mulai dari tempat, transportasi, dan yang lebih penting adalah akomodasi seperti penginapan. Ponorogo baru-baru ini mempunyai gebrakan unik dalam layanan penginapan wisatawan yang terletak di Desa Glinggang, Kecamatan Sampung, 30 menit dari Alun-Alun Ponorogo.
Penginapan Desa Glinggang, atau dalam Bahasa Inggris adalah Glinggang Homestay merupakan ide spontan dari warga desa. Berawal dari acara Petik Desa Glinggang 2017 yang mana juga merupakan Festival dalam skala internasional, dimana banyak tamu dari luar kota, provinsi, maupun luar negeeri yang membutuhkan tempat beristirahat yang dekat dengan tempat acara berlangsung.
“Jadi saat itu spontan saja warga-warga menawarkan beberapa kamar di rumahnya untuk menginap, dan saat dihitung, setiap RT hampir ada tiga hingga lima rumah,” terang bapak Maryadi
Biaya untuk menginap di Glinggang Homestay sangat terjangkau, memakai sistem musyawarah dalam penentuan harga, termasuk biaya makan sesuai kesepakatan, dan dapat pula ditambah atraksi seperti Lesung atau Reyog Ponorogo.
Proses yang perlu dilalui setiap wisatawan adalah datang ke Balai Desa Glinggang agar dipandu oleh tim kreatif desa yang akan membantu memilih model rumah, hingga musyawarah dengan pemilik rumah yang dipilih oleh wisatawan. Itu termasuk biaya, makan, hingga tambahan atraksi.
“Biasanya wisatawan ingin tambah Reyog, ya nanti untuk harga dibahas bersama tim kreatif, makanan juga seperti itu,” terang bapak Maryadi pada tim liputan.
Glinggang Homestay akan mencapai puncak waktu sibuk menjelang acara tahunan, saat acara tahunan, dan saat liburan akhir tahun. Wisatawan domestik yang berkunjung mulai dari Solo, Surabaya, dan Yogyakarta. Wisatawan mancanegara yang berkunjung dan menghabiskan waktu di Glinggang Homestay mulai dari Brazil, Singapura, Malaysia, dan Italia.
(Artikel oleh Dewi Bela)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilindungi Oleh
Shield Security