BIKIN NAGIH, INILAH KENYALNYA PENTOL BANTENGAN BU YUNI
Pentol Bantengan Madiun yang disajikan dengan saos sambal dan ceker lunak
MADIUN – Tak hanya brem, Madiun juga populer dengan camilan khas lainnya. Salah satu diantaranya adalah pentol Bantengan. Makanan yang terbuat dari campuran tepung kanji dan daging ini sangat mudah didapatkan. Dinamakan pentol Bantengan, karena pentol ini berasal dari Desa Bantengan Madiun. Di Desa Bantengan ini banyak yang berjualan pentol, tapi yang paling terkenal adalah pentol bantengan milik Bu Yuni yang berada di Jalan Rajawali Kec. Wungu Kab. Madiun.
Berbeda dengan pentol sejenis yang dimakan menggunakan kuah, pentol bantengan ini digoreng terlebih dahulu sebelum disajikan dengan saos sambal. Karena digoreng, rasa pentol ini gurih diluar dan terasa kenyal didalamnya. Warung Bu Yuni ini selalu ramai setiap harinya, apalagi ketika jam makan siang. Banyak pembeli yang rela antri untuk merasakan kenikmatan dari pentol bantengan ini.
“Disini pentolnya enak, sama ceker gorengnya lunak banget, awalnya saya penasaran sama pentol bantengan ini, setelah membeli saya jadi ketagihan, jadinya sekarang saya sering ke sini “. Tutur Dita salah satu pembeli pentol bantengan. Selain pentol goreng biasa, pentol bantengan ini juga ada ceker goreng sebagai pelengkapnya. Ceker atau kaki ayam sebelumnya di presto, sehingga sangat lunak dan bisa langsung dimakan tanpa ada rasa tulang.
Seporsi pentol bantengan bu Yuni harganya 7000 rupiah. Tapi jika ingin komplit dengan ceker gorengnya harganya 10000 rupiah. Dengan harga tersebut kita sudah kenyang. Tidak hanya pentol, di warung ini juga tersedia berbagai jenis minuman, seperti es tape, soda, susu, dan minuman lainnya. Warung pentol Bu Yuni ini buka setiap hari dari jam 8 pagi hingga jam 5 sore.
( Arik Sofian )

Tinggalkan Balasan