{"id":1839,"date":"2019-12-30T10:36:23","date_gmt":"2019-12-30T03:36:23","guid":{"rendered":"http:\/\/ikomedia.umpo.ac.id\/?p=1839"},"modified":"2019-12-30T10:36:23","modified_gmt":"2019-12-30T03:36:23","slug":"budidaya-jamur-tiram","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ikomedia.umpo.ac.id\/index.php\/2019\/12\/30\/budidaya-jamur-tiram\/","title":{"rendered":"Budidaya jamur tiram"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/ikomedia.umpo.ac.id\/content\/uploads\/2019\/12\/budidya.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1840\"\/><figcaption>Nampak pembibitan jamur tiram oleh mas fiki<br> (Foto oleh Alam A)<br><br> <strong>Ponorogo<\/strong> \u2013 tubuh buah berwarna putih hingga crem dan tudungnya berbentuk setengah lingkaran mirip cangkang tiram dengan bagian tengah agak cekung. Ya adalaha jamur tiram, jamur tiram juga mempunyai beberapa manfaat yaitu seperti mengurangi kolestrol, tapi jamur tiram ini juga bisa di komsumsi dalam bentuk makanan yaitu berupa kripik jamur dan jamur krispi.<br> Nah jika kalian berkunjung di desa sigahan rasanya kurang lengkap jika tidak berkujung di salah satu pembuatan produk jamur tiram ini. Tepatnya berada di desa sigahan, kecamatan pulung kabupaten ponorogo. Di sentra ini semua proses jamurnya ada di sini mulai dari pembibitan hingga pemanenannya. Salah satu  pelaku usahanya adalah fiki , ia baru menekuni usaha jamur tiram ini dari tahun 2015.<br> Berasal dari belajar di karang anyar usaha milik fiki ini bisa meraup untung banyak ia mulai usaha budidaya jamur tiram ini dengan bahan bakunya sepeti  serabuk gergaji halus, serta kapus dan sekam gilingan padi. Semua komponen tersebut di perlukan fiki untuk sarana budidaya jamur tiramnya itu sendiri<br> Tidak hanya itu untuk pemasarannya budidaya jamur tiram milik fiki ini di psarkan di kotan dengan harga jualnya per kilonya 13 ribu rupiah. Untuk proses pemanenannya dilakukan 1 bulan dari pembibitanya. <br> Artikel oleh : Mahindra ac<\/figcaption><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":1,"featured_media":1840,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"class_list":["post-1839","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ikomedia.umpo.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1839","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ikomedia.umpo.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ikomedia.umpo.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ikomedia.umpo.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ikomedia.umpo.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1839"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/ikomedia.umpo.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1839\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ikomedia.umpo.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1839"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ikomedia.umpo.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1839"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ikomedia.umpo.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1839"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}