Pengerajin Wayang Kulit Dari Tahun 1971

Tingkatkan Literasi Media, Cendekia dalam Berkomunikasi, dan Momen Bahagia Bersama Kami.

Pengerajin Wayang Kulit Dari Tahun 1971

9 December 2019 NEWS 0
Mbah Soimun memperlihatkan karnyanya. (Foto Oleh Salsa Okta B.)

Ponorogo – Mbah Saimun, seorang sesepuh pengrajin wayang kulit ini bertempat tinggal di Desa Kupuk, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo. Beliau adalah pengrajin wayang yang sudah membuat seni wayang kulit sejak tahun 70-an,dengan usianya sekarang yang menginjak 60 tahunan. Beliau masih aktif dalam membuat wayang kulit ini. Tak hanya membuat beliau juga terkadang mendapat pesanan untuk memperbaiki wayang kulit konsumen yang biasanya disebabkan karena faktor usia wayang kulit itu sendiri.
Banyak koleksi wayang kulit beliau, bahkan ada salah salah satu wayng kulit buatan nya mempunyai usia hampir 50 tahunan atau telah dibuat sejak 1971. Dengan ketlatenan dan tetap menjaga kwalitaslah wayang kulit yang sudah berumur 50 tahunan ini masih sangat bagus dan terawatt hingga saat ini.wayang kulit beliau sudah banyak dipesan dan dibeli oleh beberapa pecinta seni dan pedalang dari dalam maupun luar Kabupaten Ponorogo,bahkan hingga luar pulau seperti Sumatera, Kalimantan dan lain-lain.
Bahan lulang untuk pembuatan wayang kulit ini masih didatangkan dari tempat pengepul kulit ternak sapi dan kambing,bukan perkara yang mudah untuk membuat kerajinan seni wayang kulit ini,beliau mengaku untuk mendapatkan hasil yang maksimal setidaknya perlu waktu hingga kurang lebih satu minggu untuk membuat waynag kulit dari awal sampai jadi.beliau mengaku dulu senang ikut dan meihat para dalang memainkan wayng kulit di sebuah acara,hingga akhirnya beliau jatuh cinta pada kesenian ini dan menuangkannya dengan menjadi seorang pengrajin wayang kulit hingga saat ini.
(Artikel Oleh Nandar Umar P.)

Leave a Reply

Your email address will not be published.