Search by category:
NEWS

Menilik Proses Pembuatan Kripik Usus

Kripik usus bercita rasa gurih yang digemari banyak orang. Srandil, Sampung, Ponorogo. Senin (16/12/19) Foto oleh : Dicky ZM.

PONOROGO – Kripik merupakan makanan ringan atau camilan bercita rasa renyah dan gurih. Pada umumnya, keripik dibuat dengan bahan berupa umbi-umbian, sayuran, maupun buah-buahan yang diiris tipis dan kemudian digoreng. Namun ada lagi salah satu jenis keripik yang sudah cukup populer dan disukai hampir semua orang yaitu keripik usus.
Sesuai namanya, keripik usus berbahan utama dari ‘jeroan’ yakni usus ayam. Memang sedikit sulit untuk mendapatkan bahan utama dari pembuatan kripik ini, yaitu usus mentah. Namun, Bu Marmi salah satu produsen kripik usus di Desa Srandil, bisa mendapatkan usus mentah dari pedagang ayam dengan memesannya terlebih dahulu.
Tahap pertama dalam pembuatan kripik usus adalah mebersihkan usus hingga benar-benar bersih, kemudian tiriskan. Selanjutnya usus dipotong kira-kira sepanjang 2 sampai 4 cm. Setelah dipotong, campurkan usus dengan bumbu yang sudah dihaluskan. Bumbu yang digunakan terdiri dari bawang putih, ketumbar, garam, jahe, kunyit, kemiri.
Untuk pelapisnya menggunakan campuran dari tepung beras, tepung terigu dan tepung bumbu instan. Aduk usus dan semua campuran bumbu hingga merata.Proses selanjutnya adalah penggorengan, usus digoreng dengan api sedang hingga warnya berubah menjadi kekuningan. Setelah matang, angkat dan tiriskan kripik usus.
Untuk menghilangkan minyak dan membuat kripik usus lebih tahan lama, Bu Marmi menggunakan alat khusus yaitu spinner. “Saya pakai spinner buat menghilangkan minyaknya, kalo pakai spinner itu keripik bisa lebih tahan lama karena minyaknya sudah hampir tidak ada” ungkap Bu Marmi. Agar kripik bisa lebih awet lagi, kripik dimasukkan kedalam plastik klip yang bisa ditutup kembali.
(Penulis Dicky ZM)

Post Comment