Search by category:
NEWS

Jejak Sukses Pak Suwito Dalam Budidaya Lele

Kolam beton pembudidayaan ikan lele milik Pak Suwito (69 tahun). (Foto Oleh Ludvita Isnandar)


Ponorogo – Lele adalah lauk pauk yang sangat ekonomis dapat dikonsumsi masyarakat menengah keatas maupun menengah kebawah. Harga lele yang dapat dijangkau semua elemen masyarakat inilah yang menjadi ide Pak Suwito (69 tahun) dalam membudidaya lele. Pak Suwito mengembangkan usahanya ini diumahnya yang bealamat di Dusun Yagan, Desa Carat, Kecamatan Kauman, Ponorogo. Pak Suwito memulai membudidaya lele sejak tahun 1982. Sebelumnya itu beliau juga mengembangkan peternekan ayam pada tahun 1976. Selain itu ia juga mengembangan peternakan sapi dan kambing. Tetapi sampai saat ini hanya fokus membudidaya lele.
“Dulu saya memulai dengan 4 kolam tanah tetapi Alhamdulillah sekarang sudah mencapai 100 kolam beton temasuk juga kolam terpal.” ujar Pak Suwito.
Sebelum membudidaya lele ada ilmu-ilmu yang dikuasai ilmu perikanan, nutisi, mikrobiologi, manajemen air, manajemen pasar.
“Terjun di dunia usaha itu kalau yang gampang akan gampang ditiru orang lain dan peluang pasar tebatas, jadi saya memilih membudidaya lele yang sulit.” imbuhnya.
Pak Suwito cenderung membeli benih dan melakukan pendederan sendiri sampai membudidaya lele sampai siap panen. Ia membeli benih di Ponorogo, Pare Kediri dan Tulung Agung.
Lele siap panen mulai usia 2-3 bulan tergantung permintaan agen yang membeli lele. Pak Suwito menjual lele Rp. 15.700 per kilogram. Agen besar yang biasanya membeli di Pak Suwito berasalah dari Pacitan, Purwantoro biasa membeli 6 sampai dengan 7 kw seminggu sekali, Yogyakarta, dan Madiun yang biasanya membeli sampai 1 ton seminggu sekali.
Tentunya omset yang didapat juga banyak dari pembudidayaan lele ini. Semoga menginspirasi anda dalam berwiraswasta.
(Artikel Oleh Ludvita Isnandar)

Post Comment