Search by category:
NEWS

Harapan Baru Para Pedagang Sate Setono

Griya sate ayam setono menjadi pusat berjualan para pedagang sate setono. (Foto oleh Isna N. Hamidah)
 
Ponorogo- Para pedagang sate setono di Desa Setono, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, tepatnya di Jalan Barito yaitu kampung sate setono telah memiliki harapan baru. Harapan baru tersebut kini sudah mulai berwujud lewat “Paguyuban Sate Setono”. Paguyuban sate setono yang berdiri sejak 2018 lalu ini berawal dari keresahan para pedagang sate setono dimana sate setono yang diakui dan diproduksi oleh daerah lain. Selain itu, sumber daya manusia (SDM) dan kesejahteraan pedagang sate setono yang terbilang kurang.
Melalui paguyuban sate setono ini para anggota yang mana pedagang sate setono mulai mengadakan berbagai kegiatan seperti festival, penyuluhan tentang wirausahawan sate  hingga mencetuskan Griya sate ayam setono. Pak Samsul Hidayat selaku ketua paguyuban mengaku terharu atas keberhasilan yang diperoleh paguyuban sate setono ini. Meskipun menurut wakil ketua paguyuban saat kami temui mengaku awalnya sangat sulit karena menyamakan persepsi banyak orang dengan berbagai latar belakang. Akan tetapi, Tuhan tidak akan mengubah nasib suatu kaum hingga mereka mengubah sendiri. Maka pada akhirnya paguyuban dapat terbentuk.
“Sekarang motto kami adalah ‘saya bangga jadi pedagang sate setono’ dan ‘jangan bilang ke ponorogo kalau belum mencoba sate setono”. Kata Pak Tofa. Panggilan akrab Pak Zainul Mustofa saat kami temui di sekretariat paguyuban sate setono.
Pak Tofa juga menambahkan bahwa paguyuban sate setono satu-satunya paguyuban kuliner di ponorogo yang memiliki ijin resmi berbadan hukum sejak beberapa bulan lalu. Dengan adanya paguyuban tersebut diharapkan bisa membangun potensi kuliner yang ada serta membentuk citra sate setono di masyarakat luar bisa terbangun apalagi sekarang juga ada griya sate setono, tempat makan sate khas setono ponorogo yang beberapa minggu kemarin dibuka.
(Artikel oleh Isna Hamidah)

Post Comment