Search by category:
NEWS

Embung ‘Sarangannya Ponorogo’ di Mata Petani

Embung atau kolam ikan buatan difungsikan sebagai inovasi ekonomi Desa Krisik, Pudak, Ponorogo. (Foto oleh Isna N.H)

Ponorogo – Pertama kali anda ke sebuah daerah bernama Kecamatan Pudak, anda akan langsung teringat Sarangan. Kecamatan Pudak adalah sebuah kecamatan yang terletak di daerah Pegunungan Krisik. Sawah, ladang sayur mayur, buah-buahan, serta suara sapi-sapi peliharaan warga akan menyambut anda saat di sampai di Pudak. Oleh karena itu, Pudak juga sering disebut dengan ‘Sarangannya Ponorogo.’
Embung merupakan kolam ikan yang cukup luas. Baru-baru ini Kepala Desa Krisik meresmikan Embung Bangunsari, sebuah inovasi ekonomi selain pertanian dan peternakan yang terdapat di Jalan Bagunsari, Desa Krisik, Pudak, Ponorogo. Hal ini disambut positif oleh para petani sekitar, hingga musim kemarau tiba.
Saat kemarau tiba, volume air yang menyusut, sekitar embung yang kurang rindang, dan sampah yang tertumpuk di sekitar embung membuat petani sekitar mulai berpikir negatif terkait embung tersebut. Pengunjung embung sendiri, hanya ramai saat mendekati hari-hari libur nasional dan hari-hari libur sekolah. Kurang dimanfaatkan sebagai tujuan awalnya juga diduga membuat embung menjadi sepi dan kurang terawat oleh pemerintah desa dan warga sekitar embung.
“Sepi mbak, ramai kalau sedang ada acara desa atau liburan,” terang Tumi, petani wortel dan bawang merah di Krisik Pudak.
Sebenarnya para petani menyukai adanya embung ikan sebagai inovasi usaha dan tempat pariwisata baru. Sebab, dengan dibangunnya embung ini diharap bisa mengangkat perekonomian warga. Banyak warga yang nantinya saat ramai pengunjung dan waktu liburan akan berjualan di sekitar lokasi sehingga bisa mengurangi angka pengangguran. Selain itu, agar embung ini dapat terjaga dan terawat dengan baik. Kita dihimbau sebagai pengunjung nantinya harus tetap menjaga kebersihan juga tidak merusak lingkungan yang ada disekitar.
(Artikel Isna N.H)

Post Comment