Search by category:
NEWS

Bukan Keripik Singkong Biasa

(Photo by Arkan Mufadhol)

PONOROGO – tepatnya berada di Desa Setono Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo terdapat rumah industry Keripik Singkong milik Bapak Sumaryadi yang berdiri sejak tahunn 1999 dan bertahan hingga saat ini.
Keripik singkong bukanlah makanan yang asing lagi buat kita, pembuatannya yang tidak sulit dan mudah untuk didapat menjadikan keripik singkong sebagai makanan favorit masyarakat yang sering dicari. Bapak — sudah 20 tahun menekuni usaha tersebut dengan tetap menjaga rasanya. Bahan yang dipakai untuk membuat keripik singkong tidak berasal dari singkong sembarangan, beliau selalu memilih singkong yang berkualitas baik. Namun, tidak setiap hari singkong selalu ada, menjadi salah satu kendala dalam berproduksi. Untuk varian rasa beliau hanya ada rasa manis dan asin, “rasanya hanya manis sama asin, dulu pernah mencoba rasa balado tapi tidak lagi karena takutnya tidak semua orang suka” ujar beliau. Sedangkan untuk pemasaran sudah ke Jenangan, Polorjo, Sumoroto dan di titipkan ke beberapa warung, pasar dan sekolah. Ketika hari raya pesanan akan bertambah, sedangkan ketika liburan pesanan juga ikut turun. Beliau menjual 26.000 1 kg dan grosir 8.000. Keuntungan yang diraut pun tidak pasti, tergantung masanya. Proses produksi berlangsung selama 1 hari penuh, mulai dari pengupasan, pemotongan, perendaman, penggorengan, dan pengemasan. Tidak hanya keripik ketela, ada juga kulit pangsit sebagai usaha lainnya.
Telaten menjadi prinsip beliau dalam berusaha, meskipun banyak pesaing namun beliau menganggap itu semua sebagai proses saling belajar.

Post Comment