Es Dawet “Mak Mbing” Segar Turun Temurun.

Kebutuhan Informasi Anda adalah Motivasi Bagi Kami

Es Dawet “Mak Mbing” Segar Turun Temurun.

17 Juli 2019 NEWS 0
Seporsi es dawet mak Mbing (Foto: Salwa T.P)

PONOROGO__ Kabupaten Ponorogo terkenal akan Kulinernya, salah satu Kuliner yang legendaris adalah es Dawet.  Es dawet mak Mbing begitulah nama es dawet yang berada di barat alun-alun Ponorogo No. 04. Menariknya Es dawet Mak Mbing ini sudah berdiri sejak tahun 1979,  sudah hampir 40 tahun warung ini buka dan saat ini sudah dikelola oleh Generasi ke tiga dari es dawet Mak Mbing yaitu Bu Yuni. Usaha es dawet Mak mbing ini merupakan usaha turun temurun. Mak mbing sendiri yaitu sebutan Nenek Mbing seorang pendiri awal usaha es Dawet Mak mbing.
Tidak kalah dengan dawet lainnya satu porsi es dawet mak mbing terdapat Gempolan putih, gempolan putih ini terbuat dari tepung beras yang sudah dihaluskan dan diberi sedikit garam. “ Sebenarnya dawetnya mak Mbing ini sama dengan es dawet biasanya, kalau es dawet biasanya terkenal dengan nama desanya, kalau es dawet mak Mbing ini menggunakan nama nenek Saya” Tutur ibu yuni sebagai generasi penerus ke tiga es dawet Mak Mbing. Es dawet mak mbing ini buka dari jam 8 pagi sampai jam 6 sore kecuali di Alun – Alun Ponorogo sedang ada acara.  
Seporsi es dawet ini di hargai Rp 6.000,-. Dalam satu porsi es dawet mak mbing terdiri dari  gempol putih, tape ketan, cendol, Santan, dan ada irisan nangka. Pembuatan es dawet sendiri terbilang cukup mudah, pembuatan cendol ini, terbuat dari tepung Beras halus direndam dengan memakai aren, dan air yang dibuat untuk merendam Cendol jangan sampai mendidih sebab itu akan mempengaruhi cendolnya. Kemudian air campuran tepung dituangkan pelan-pelan sambil diaduk, seperti proses pembuatan jenang. Dan Pembuatan Cendol sendiri sekitar kurang lebih 30 menit. (Widya Astuti)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *